Cari
  • klinik raden saleh

Pemulihan Setelah Kuret, Sebaiknya Konsumsi 5 Makanan Ini

Diperbarui: sehari yang lalu

#perawatankuret #pascakuret #pascaaborsi #klinikradensaleh #klinikkuret #klinikaborsi

pemulihan setelah kuret Foto oleh Gustavo Fring dari Pexels

Itulah mengapa penting untuk mengetahui makanan apa yang harus dimakan Mama setelah menjalani kuret atau dilation and curettage (D&C).

Ya, dilation and curettage (D&C) adalah prosedur pengangkatan jaringan dari dalam rahim menggunakan peralatan bedah. Kuret biasanya dilakukan pada perempuan yang mengalami keguguran atau mengatasi gangguan rahim lainnya.

Berikut ada 5 makanan yang sangat baik untuk dikonsumsi setelah menjalani proses kuret. Langsung simak ulasannya dari klinik raden saleh !!!


1. Ikan salmon

Proses kuretase yang terjadi pada trimester 1, 2 atau sebelum mencapai usia 20 minggu. Faktornya beragam, mulai disebabkan kelainan genetik, struktur fisik, usia hingga lingkungan.

Mama yang sehabis melakukan operasi kecil seperti kuret, maka perlu memakan makanan sumber zat besi dan kalsium yang ada pada ikan salmon.

Di mana ikan salmon memiliki kandungan tinggi kalsium yang berfungsi menguatkan tulang dan otot untuk perempuan setelah menjalani proses kuret.

Salmon sendiri memiliki kandungan protein yang tinggi dibanding ikan lainnya. Mineral dan vitamin dalam ikan salmon juga tergolong lebih lengkap.

Selain itu jenis ikan ini kaya akan asam lemak omega-3 yang berperan aktif untuk sistem imun tubuh dan bisa membantu penyembuhan.


2. Kacang-kacangan

Menurut Momjunction, bahwa perempuan yang telah menjalani proses kuret dapat mengonsumsi makanan menenangkan untuk membantu mengatasi depresi pasca keguguran.

Beberapa kacang-kacangan mampu menambah kadar zat besi pada tubuh Mama. Ketika suasana hati menurun karena menjalani kuret, kacang adalah makanan terbaik untuk memperbaiki mood.

Selain itu kacang-kacangan merupakan sumber zat besi dan magnesium yang penting untuk mengurangi risiko anemia, sebab Mama telah mengalami perdarahan secara berlebihan.


3. Sayuran hijau

Momjunction juga menyarankan Mama mengonsumsi banyak sayuran untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan tubuh setelah keguguran.

Sebab Mama yang sehabis keguguran dan menjalani proses kuret dapat menyebabkan pendarahan sehingga mengalami kekurangan zat besi.

Sementara makanan sumber zat besi lainnya adalah sayuran berwarna hijau. Konsumsilah makanan yang mengandung banyak zat besi, mineral dan vitamin A seperti bayam.

Bahkan pada bayam pun ada kandungan sifat anti oksidan yang baik bagi tubuh pasien pasca tindakan kuret.


4. Pepaya

Untuk proses pemulihan pasca menjalani proses dilation and curettage (D&C), tentunya ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk pemulihan. Salah satunya dengan memilih konsumsi jenis makanan yang sehat dan bergizi seperti buah pepaya.

Pepaya adalah buah yang kaya vitamin C untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh Mama.

Selain itu pepaya merupakan salah satu buah yang mudah ditemukan dan mengandung banyak sekali nutrisi. Bahkan satu buah pepaya mengandung 235 mg vitamin C atau setara dengan 2-3 jumlah vitamin yang disarankan setiap hari.


5. Stroberi

Setelah menjalani proses dilation and curettage (D&C), Mama perlu mengonsumsi makanan yang kaya anti oksidan untuk mengekang efek berbahaya dari radikal bebas.

Stroberi kaya zat besi dan vitamin C yang sangat baik untuk dikonsumsi pasca keguguran. Buah berwarna merah segar ini dikenal sebagai sumber anti oksidan tinggi yang siap menambah daya tahan tubuh dan mempercepat masa pemulihan Mama.

Demikian 5 pilihan jenis makanan untuk perempuan yang telah menjalani kuret. Konsumsilah makanan sehat yang kaya akan zat besi dan vitamin secara rutin untuk memulihkan tubuh pasca keguguran.

0 tampilan
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest

© copyright 2017-2020  KLINIK RADEN SALEH  SINCE 1995