Perkembangan Janin Pada kandungan Anda

perkembangan janin

Setelah terjadi pembuahan di dalam rahim dan anda suda di nyatakan hamil maka janin akan terus berkembang dari bulan ke bulan. Perkembangan janin setiap bulan berbeda-beda seperti  dari ukuran, terbentuknya organ tubuh, serta kemampuan fisiknya. Memahami perkembangan janin diharapkan dapat membantu memastikan kondisi kesehatannya.

Pada bulan pertama kehamilan, Anda mungkin tidak akan merasakan gejala apapun. Satu-satunya tanda kehamilan yang mungkin Anda rasakan adalah terlambat datang bulan. Meski tidak terasa gejala pada awal kehamilan anda tapi janin di dalam kandungan sudah mulai berkembang sejak terjadinya pembuahan.

Perkembangan Janin pada Trimester Pertama

Bulan pertama

Setelah pembuahan, tahapan awal perkembangan embrio adalah zigot. Zigot akan menuju rahim dan membentuk sebuah morula, yaitu sekelompok sel yang memiliki bentuk seperti rasberi. Selanjutnya morula akan melalui beberapa tahapan perkembangan embrio. Pada bulan pertama, kantung ketuban sudah mulai terbentuk untuk melindungi embrio yang masih sangat rapuh dengan cara membungkusnya dengan ketat.Fisik janin juga mulai terbentuk pada bulan pertama, ditandai dengan kemunculan area menyerupai lingkaran hitam di wajah yang nantinya berkembang menjadi mata. Perkembangan fisik juga meliputi bagian rahang bawah dan mulut, serta tenggorokan yang tumbuh di bagian dalam. Plasenta juga mulai terbentuk di bulan pertama.Embrio mendapatkan nutrisi dari ibu yang disalurkan melalui plasenta. Organ yang berbentuk bulat datar ini juga memiliki fungsi menyalurkan kotoran dari janin. Walaupun embrio baru berukuran 6-7 mm, sirkulasi darah sudah dimulai. Hal ini ditandai dengan mulai terbentuknya sel darah.

Bulan kedua

Pada bulan kedua, tulang sudah mulai terbentuk. Jaringan sistem saraf pusat pun sudah terbentuk, yaitu berupa otak, saraf tulang belakang, dan jaringan saraf tepi.Saat kehamilan memasuki minggu kelima, jantung pada janin mulai terbentuk, bersamaan dengan sistem peredaran darah pada janin.Di kedua sisi kepala membentuk lipatan kecil sebagai cikal bakal telinga. Bagian wajah pun terus berkembang. Selain itu, mulai terlihat bentuk awal dari pertumbuhan tangan dan kaki pada janin.Ukuran embrio pada akhir bulan kedua sekitar 2,5 cm, berat 9,5 g, dengan bagian kepala berukuran sepertiga dari ukuran seluruh tubuh.

Bulan ketiga

Di bulan ketiga, organ dalam mulai berkembang. Organ hati pada janin mulai memproduksi empedu, sistem urine sudah mulai bekerja, sistem peredaran darah pada janin juga sudah mulai beroperasi. Sebenarnya organ pada fase reproduksi janin sudah mulai mengembang, tetapi jenis kelamin belum dapat dipastikan meski diperiksa melalui pemeriksaan USG.Tubuh janin sudah terbentuk lebih lengkap, yaitu sudah memiliki lengan, tangan, tungkai, kaki, telinga, serta mulai membentuk gigi. Jari-jari tangan serta kukunya juga sudah mulai terbentuk. Janin sudah dapat membuka mulut serta mengepalkan tangan. Panjang tubuh janin di bulan ketiga ini sudah mencapai 7,5-10 cm, dengan berat 28 g.

Perkembangan Janin pada Trimester Kedua

Memasuki kehamilan trimester kedua, Anda akan mulai dapat mendengar detak jantung janin saat pemeriksaan kehamilan anda. Alat repsoduksi pada janin semakin berkembang dan Anda mulai dapat merasakan gerakannya janin pada perut anda.

Bulan keempat

Pada masa ini, janin berjenis kelamin laki-laki sudah memiliki prostat dan pada janin perempuan sudah mulai menampakkan folikel pada ovarium. Tulang janin makin berkembang. Di bagian kepala sudah tampak pola rambut. Sementara itu, pada bagian wajah, mata sudah menghadap ke depan dan mulai dapat bergerak. Posisi telinga juga sudah sesuai tempatnya. Mulut janin pun mulai dapat mengisap. Panjang janin pada usia 14 minggu sudah mencapai 85 mm dan dengan berat kira-kira 40 g.

Bulan kelima

Seluruh kulit pada janin sudah tertutup lapisan putih sebagai pelindung dari cairan ketuban. Lapisan putih ini akan terlepas dengan sendirinya sesaat ketika janin akan lahir. Otot pada janin sudah berkembang di bulan kelima ini, dan janin mulai dapat bergerak untuk melatih otot. Pada bagian kepala sudah tumbuh rambut. Punggung dan bahu janin juga ditumbuhi rambut halus, yang akan hilang menjelang minggu kedua setelah bayi lahir. Pada bulan ini janin memiliki panjang 160 mm.

Bulan keenam

Kelopak mata janin sudah jelas dan mata sudah bisa terbuka. Pembuluh vena pada janin tampak melalui kulit , dikarenakan kulit sudah muncul dengan tekstur tipis dan  berkeriput, dengan warna sedikit kemerahan. Denyut nadi janin dapat meningkat, sebagai tanda bahwa janin menanggapi rangsangan, terutama bila mendengar suara dari luar. Pada fase ini jari tangan dan kaki janin pun sudah tampak jelas. Panjang janin pada umumnya sekitar 190 mm, dengan berat 460 g.

Perkembangan Janin pada Trimester Ketiga

Saat memasuki kehamilan trimester ketiga, Anda mungkin tidak sabar ingin segera melihat wajah bayi Anda. Inilah perkembangan janin saat memasuki trimester terakhir.

Bulan ketujuh

Janin sudah dapat menanggapi cahaya, merasakan sakit, mendengar suara, dan mengubah posisi posisi tubuh. Pendengaran pada janin sudah mulai berkembang dan tubuh janin mulai menyimpan lemak. Di bulan ketujuh, janin memiliki panjang 36 cm, dengan berat 900-1.800 g.

Bulan kedelapan

Di bulan ke delapan, bagian dalam pada tubuh janin sudah berkembang dengan lebih baik. Bagian yang sudah terbentuk tetapi belum sempurna, adalah paru-paru. Bagian otak berkembang lebih pesat dibandingkan bulan sebelumnya. Cadangan lemak tubuh akan meningkat seiring dengan makin tuanya usia janin. Bayi akan bergerak lebih aktif dan hal ini akan ditandai dengan gerakan menendang yang lebih kencang. Pada fase ini, panjang janin sudah mencapai panjang 46 cm, dengan berat 2,27 kilogram (kg).

Bulan kesembilan

Tubuh janin pada saat ini, baik bagian luar maupun dalamnya, sudah lebih sempurna. Mata dan telinga dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Janin pun lebih peka terhadap rangsangan berupa sentuhan dan cahaya. Bagian paru-paru sudah hampir berkembang dengan sempurna. Panjang janin sudah mencapai 46-51 cm dengan berat kira-kira antara  2,5-3,2 kg.Janin pun bersiap dilahirkan dengan posisi berpindah, yaitu kepala menghadap jalan lahir dan tubuh menempati bagian bawah panggul ibu.

Selama memantau perkembangan janin dari bulan ke bulan, Anda pun harus tetap menjaga kesehatan demi janin anda. Anda dapat berkonsultasi ke dokter untuk memantau hal-hal yang berkaitan dengan gangguan kehamilan atau bisa menghubungi Klinik Raden Saleh melalui customer servis kami.

Bisakah Aborsi Menyebabkan Kemandulan?

apakah aborsi bisa menyebabkan kemandulan _ Dalam terminologi medis, istilah “aborsi” dapat berarti penghentian kehamilan yang direncanakan atau kehamilan yang berakhir dengan keguguran. Namun, …

2,3 Juta per Tahun Wanita Melakukan Aborsi
2,3 Juta per Tahun Wanita Melakukan Aborsi

Menggugurkan Kandungan Di Klinik Klinik Raden Saleh Yang Aman Jumlah wanita yang melakukan aborsi di klinik raden saleh setiap tahun mencapai 2,3 juta. Yang di tangani 30 persen di antaranya dil…

Apakah Makan Pedas Berbahaya Bagi Janin ?
Apakah Makan Pedas Berbahaya Bagi Janin ?

Buat para pecinta makanan pedas, kurang afdol rasanya makan tanpa sambal. Kenikmatan makanan seolah-olah berkurang bila tidak ada sambal. Lalu apakah boleh makan sambal saat hamil? Para bumil pecinta…

Perawatan setelah malakukan aborsi.
Perawatan setelah malakukan aborsi.

Tidak ada wanita yang menginginkan tindakan aborsi. Bahkan sebenaranya tindakan aborsi sendiri tidak di anjurkan oleh para dokter. Akan tetapi apabila suatu kandungan dapat membahayakan kondisi keseh…

5 Nutrisi Penting Bagi Ibu Hamil
5 Nutrisi Penting Bagi Ibu Hamil

Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh selama masa kehamilan merupakan hal yang sangat penting. Bahkan bukan cuma hanya menjaga kesehatan si calon ibu saja, namun juga kesehatan janin. Meskipun memang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *