proses kuret

KURET

klinikradensaleh.net - Apakah Anda pernah mendengar tentang kuret ? Bagi wanita yang sedang hamil, kuret adalah istilah yang sangat mengerikan. Kuret menjadi prosedur yang biasanya disarankan oleh dokter kandungan ketika ibu hamil mengalami keguguran. Keguguran berarti janin yang ada dalam kandungan sudah tidak bisa dipertahankan karena tidak memiliki tanda kehidupan. Kondisi keguguran ditandai dengan pendarahan ringan, sedang hingga berat.

Ketika ibu hamil menghadapi kondisi seperti ini sebaiknya disarankan untuk menemui dokter kandungan. Tidak semua jaringan janin yang telah mengalami keguguran bisa bersih dari bagian rahim. Karena itulah kuret diperlukan untuk membersihkan rahim sehingga ibu hamil bisa terhindar dari resiko infeksi, penyakit kandungan dan persiapan untuk kehamilan berikutnya.

Apakah Anda akan melakukan Kuret atau Aborsi ?

Klinik raden saleh tidak menjual Obat aborsi atau pil aborsi untuk menggugurkan kandungan.

Jangan pernah melakukan money transfer terlebih dahulu yang mengatasnamakan klinik raden saleh resmi

Hubungi kami GRATIS untuk berkonsultasi dan membuat janji (Online 24 Jam)

Apa itu Kuret?

Kuret akan dilakukan oleh seorang dokter ahli kandungan untuk menangani ibu hamil yang mengalami keguguran.

Prosedur ini hanya bisa dilakukan oleh seorang dokter ahli dan tidak dibenarkan bila dilakukan di bidan atau perawat.

Kuret adalah sebuah prosedur ringan pembedahan pada mulut rahim untuk mengeluarkan sisa jaringan janin yang masih berada dalam rahim. Prosedur ini menggunakan peralatan khusus dan memerlukan keahlian khusus.

 

Prosedur Kuret

Prosedur kuret biasanya dilakukan dalam keadaan pasien yang sudah diberi obat bius lokal dengan tujuan untuk membuat pasien nyaman dan tidak ada rasa sakit pada rahim. Kuret biasanya dilakukan dengan alat vakum karena pertimbangan keamanan dan kenyamanan pada pasien.

Gambaran singkat mengenai prosedur kuret diawali dengan memberikan obat anestesi umum atau lokal sesuai dengan kondisi pasien. Setelah itu dokter akan melakukan kuret pertama dengan memasukkan spekulum ke dalam vagina. Meskipun prosedur ini tidak melibatkan jahitan atau menyebabkan luka pada mulut rahim namun dokter akan memberikan cairan antiseptik untuk membersihkan area vagina dan serviks. Ada dua macam perlengkapan yang bisa digunakan untuk kuret yaitu tabung hisap (kuret vakum) dan peralatan yang berbentuk seperti sendok. Dokter akan menggunakan alat yang paling aman untuk pasien. Prosedur ini akan menghabiskan waktu selama 30 menit hingga proses selesai. Namun prosedur kuret sendiri sebenarnya bisa selesai dalam waktu 10 menit saja.

Langkah Utama untuk Kuret

Setelah pasien menerima obat anestesi dan tidak sadar maka dokter akan melakukan 2 langkah utama yaitu :

  1. Dokter akan membuat serviks mengalami pelebaran untuk memasukkan alat yang digunakan untuk kuret. Pelebaran menggunakan sebuah peralatan yang disebut laminaria. Tapi beberapa dokter juga bisa menggunakan obat khusus untuk membuat leher rahim bisa lebih lembut.

  2. Dokter akan melakukan kuret untuk membersihkan jaringan pada rahim dengan instrumen seperti sendok panjang. Setelah itu dokter akan menggunakan kanula untuk membersihkan rahim.

 

Kapan Tindakan Kuret Perlu Dilakukan?

Kuret adalah sebuah prosedur medis yang akan dilakukan oleh dokter dengan beberapa analisa awal hingga dirujuk untuk melakukan kuret. Prosedur ini akan dilakukan ketika ibu hamil mengalami keguguran atau wanita yang memiliki gangguan kehamilan dan rahim. Berikut ini asalan tindakan kuret bisa dilakukan secara medis.

  • Kuret diperlukan oleh semua wanita hamil yang mengalami keguguran untuk membersihkan semua sisa jaringan yang masih tertinggal dalam rahim. Prosedur ini terkadang juga dilakukan untuk ibu yang sudah melahirkan dan mengalami masalah karena sisa plasenta yang tertinggal dalam rahim. Proses ini diperlukan untuk mencegah semua kemungkinan infeksi dan pendarahan.

  • Kuret juga diperlukan bagi wanita yang mengalami pendarahan uterus. Prosedur ini biasanya dilakukan untuk menganalisa beberapa masalah yang terjadi pada rahim seperti polip, fibroid, endometriosis, kanker rahim dan masalah gangguan hormon. Jaringan yang sudah diambil dalam proses kuret akan diperiksa untuk menentukan diagnose yang lebih lanjut.

 
Pemulihan

Prosedur kuret biasanya tidak memerlukan rawat inap namun juga tergantung dari kondisi pasien. Jika diperlukan menginap biasanya dokter akan melakukan observasi selama 24 jam. Jika tidak diperlukan rawat inap biasanya pasien akan tinggal di rumah sakit untuk beristirahat selama kurang lebih 6 jam dan tergantung dari kondisi pasien.

Berikut beberapa langkah pemulihan yang diperlukan selama setelah kuret :

1. Jenis anastesi – Pemulihan kuret juga akan tergantung dari jenis anestesi yang digunakan – Pemakaian anestesi umum biasanya pasien memerlukan istirahat sekitar dua hingga tiga hari tanpa melakukan aktivitas berat. Sementara orang yang mengalami komplikasi bisa memerlukan istirahat lebih dari 3 hari hingga kondisi badan benar-benar pulih.

 

2. Kram dna Mual – Rasa kram dan mual mungkin akan terjadi pada wanita setelah melakukan kuret – Rasa tidak nyaman ini biasanya bisa dihilangkan dengan minum obat penghilang rasa sakit yang biasanya diberikan oleh dokter.

 

3. Pendarahan ringan – Kondisi yang wajar terjadi setelah kuret  dan biasanya akan berhenti sendiri sesuai dengan masa periode menstruasi berikutnya.

 

4. Periode menstruasi – Masa periode mensteruasi yang normal biasanya akan datang setelah enam hingga 8 minggu dari proses kuret.

 

5. Konsultasi program cara cepat hamil – Wanita hamil yang mengalami penyebab keguguran dan telah menerima prosedur kuret perlu berkonsultasi ke dokter untuk merencanakan kehamilan selanjutnya.

 

Berapakah Biaya Kuret?

Biaya untuk melakukan kuret di klinik raden saleh bervariasi, tergantung dari obat bius yang digunakan, keperluan rawat inap, serta klinik aborsi mana yang menyelenggarakannya. Di Klinik Raden Saleh di Indonesia, biaya prosedur kuret aborsi ini bisa dimulai dari Rp. 2.000.000 hingga lebih dari Rp. 4.000.000. Dianjurkan untuk mempersiapkan dana lebih guna kebutuhan tambahan yang tidak terduga, yaitu sekitar 20-30% dari biaya yang diperkirakan.

  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest

© copyright 2017-2020  KLINIK RADEN SALEH  SINCE 1995