Layanan Kuret atau Aborsi saat pandemi corona di Indonesia

Aborsi Saat Pandemi Corona

Bagaimana perempuan dan orang-orang dengan kehamilan yang tidak diinginkan mendapatkan akses terhadap aborsi medis saat pandemi virus Corona? Baca lengkapnya di sini. Pandemi virus Corona menyebar di seluruh dunia dan berdampak besar secara global. Untuk menghentikan penyebaran virus Corona, banyak negara menerapkan berbagai kebijakan.

Beberapa negara memilih mengambil tindakan ekstrim dengan melakukan lockdown.

Apakah Anda akan melakukan Kuret atau Aborsi ?

Klinik raden saleh tidak menjual Obat aborsi atau pil aborsi untuk menggugurkan kandungan.

Jangan pernah melakukan money transfer terlebih dahulu yang mengatasnamakan klinik raden saleh resmi

Hubungi kami GRATIS untuk berkonsultasi dan membuat janji (Online 24 Jam)

Bandara-bandara internasional pun ditutup sementara. Sementara itu, beberapa negara, termasuk Indonesia memilih physical distancing.

Anjuran #DiRumahAja meminta masyarakat untuk tinggal di dalam rumah dan membatasi kontak fisik. Sekolah-sekolah pun diliburkan dan kegiatan belajar mengajar berlangsung secara online. Masyarakat juga diminta untuk tidak pergi ke tempat umum. Dalam situasi ini, apa yang terjadi dengan perempuan dan orang-orang dengan kehamilan tidak diinginkan dan memutuskan untuk melakukan aborsi?

 

Dampak Covid-19 Terhadap Layanan Kuret atau Aborsi

Perempuan dan orang-orang dengan kehamilan yang tidak diinginkan menjadi sulit untuk pergi ke klinik raden saleh resmi atau rumah sakit untuk mengakses aborsi atau kuret. Tentunya proses ini tidak pernah muda, terutama dengan ketatnya undang-undang aborsi di banyak negara. Fasilitas kesehatan pun penuh dengan orang yang mencari bantuan. Aborsi medis, yang disarankan oleh WHO, dapat dilakukan di rumah sampai usia kehamilan 12 minggu. Dengan keadaan seperti ini bahkan hal yang sangat membahayakan seperti obat aborsi atau pil aborsi menjadi suatu pilihan bagi para wanita yang mengalami kehamilan yang tidak diinginkan tersebut tanpa memikirkan kondisi kesehtannya yang berimbas dengan diwajibkannya protokol covid-19 atau corona itu di terapkan ketika terjadi pendarahan atau hal-hal yang tidak di inginkan bagi seorang wanita melakukan kuret atau aborsi.

Baca : Bahaya Obat aborsi

 

Bagaimana Melakukan Aborsi Saat Pandemi Corona?

Dalam situasi seperti ini, aborsi medis menjadi solusi yang paling tepat. Perempuan atau orang dengan kehamilan tidak diinginkan tidak perlu pergi ke tempat kesehatan seperti rumah sakit, Mereka bisa tinggal di rumah, berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kandungan di layanan yang sudah kami siapkan dalam website resmi kami, dan bisa mendapatkan janji datang ke klinik raden saleh untuk melakukan tindakan kuret atau aborsi. Aborsi bisa dilakukan dengan aman di klinik raden saleh jakarta dengan orang tersayang anda dalam privasi pasien sepenuhnya.

 

Untuk proses kuret dengan kehamilan kecil biasanya bisa langsung beraktifitas kembali seperti biasa. Tapi jika aborsi dengan kehamilan besar maka akan perlu waktu beristirahat beberapa hari. Di ruangan ini beristirahat selama 15-30 menit. Jika kondisi pasien sudah baik maka sudah bisa diperbolehkan pulang sesuai dengan Prosedur Aborsi yang sudah ditetapkan oleh Klinik Raden Saleh

  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest

© copyright 2017-2020  KLINIK RADEN SALEH  SINCE 1995